🎧 Review JBL Tune Beam 2: TWS Mid-Range dengan ANC Andal dan Bass Khas JBL
🎧 JBL Tune Beam 2 True Wireless ANC Earbuds
Beli Sekarang di ShopeeTWS dengan driver 10mm dan JBL Pure Bass Sound. Dilengkapi Adaptive ANC, baterai hingga 48 jam, dan IP54. Bass khas JBL yang menghentak.
🎧 Soundcore Liberty 4 NC — Kompetitor JBL
Beli Sekarang di ShopeeANC hingga 50dB, driver 9,2 mm, dukungan LDAC, dan total playback 50 jam. Harga lebih terjangkau dengan kualitas audio premium.
JBL Tune Beam 2 True Wireless Noise Cancelling Earbuds hadir sebagai penerus generasi pertama dengan berbagai penyempurnaan di berbagai sektor. Di pasaran Indonesia, TWS ini dibanderol sekitar Rp2.151.000, menempatkannya di segmen mid-range premium yang bersaing ketat dengan produk dari Soundcore, Samsung, dan Nothing.
Dengan mengusung driver dinamis 10mm dan teknologi khas JBL Pure Bass Sound, Tune Beam 2 menjanjikan pengalaman audio yang menghentak namun tetap detail. Ditambah fitur Adaptive Noise Cancellation, multipoint connectivity, dan daya tahan baterai hingga 48 jam, earbuds ini menjadi salah satu kandidat terkuat di kelasnya. Mari kita bedah tuntas performanya!
📦 Desain dan Kesan Pertama: Elegan, Ringan, dan Tahan Debu
JBL Tune Beam 2 mengusung desain stem-style atau bertangkai pendek yang kini menjadi tren di kalangan TWS premium—mirip dengan gaya AirPods namun dengan sentuhan khas JBL. Earbuds ini hadir dalam beberapa pilihan warna: Black, White, Turquoise, serta edisi spesial Ghost Edition yang tampil transparan dan futuristik.
Build Quality dan Kenyamanan
Dengan bobot hanya 5,2 gram per earbud dan casing seberat 42 gram, Tune Beam 2 terasa sangat ringan di telinga. Kombinasi lapisan matte dan glossy pada bodinya memberikan kesan premium, sekaligus mengurangi jejak sidik jari. Ukuran earbud 33,4 x 22,6 x 25 mm dan casing 61,5 x 29,15 x 47 mm membuatnya cukup kompak untuk dibawa bepergian.
Yang menarik, JBL Tune Beam 2 dibekali sertifikasi IP54 pada bagian earbud—tahan terhadap debu dan percikan air. Ini menjadikannya teman setia saat berolahraga, berlari di tengah hujan gerimis, atau sekadar commuting harian. Sayangnya, sertifikasi ini tidak berlaku untuk casing pengisian daya.
💡 Catatan: Beberapa pengguna melaporkan bahwa tutup casing terkadang mengeluarkan suara berderit saat dibuka, dan casing terasa sedikit licin saat digenggam. Namun secara keseluruhan, build quality Tune Beam 2 terasa solid dan tahan banting untuk penggunaan sehari-hari.
Pilihan Eartip dan Kesesuaian
JBL menyertakan tiga ukuran eartip silikon tambahan di dalam kotak, sehingga pengguna dapat menemukan ukuran yang paling pas untuk telinga mereka. Eartip yang pas sangat penting tidak hanya untuk kenyamanan, tetapi juga untuk optimalisasi performa ANC dan kualitas suara secara keseluruhan.
🎵 Kualitas Audio: Bass Khas JBL yang Tetap Terkendali
Driver 10mm dan JBL Pure Bass Sound
JBL Tune Beam 2 mengandalkan driver dinamis 10mm yang dikombinasikan dengan teknologi khas JBL Pure Bass Sound. Hasilnya? Dentuman bass yang dalam dan bertenaga—persis seperti yang diharapkan dari produk JBL—namun tetap tidak mengorbankan kejernihan vokal dan instrumen lainnya.
Dalam pengujian dengan lagu-lagu bertempo berat seperti "Supreme" dari Shubh atau "Antidote" dari Karan Aujla, pengalaman mendengarkan terasa sangat memuaskan dengan ritme yang menghentak dan bass yang terasa di dada.
Karakter Suara yang Seimbang
Meskipun JBL terkenal dengan profil suara bass-heavy, Tune Beam 2 menunjukkan sisi yang lebih dewasa. Mids (vokal) terdengar jelas, dan treble terkontrol—tidak pernah terasa menusuk telinga. Soundstage-nya juga cukup luas untuk ukuran TWS di kelas harga ini, memungkinkan Anda mendengar hampir setiap instrumen dalam sebuah lagu.
💡 Tips: Manfaatkan fitur Spatial Sound dari JBL untuk pengalaman audio yang lebih imersif, terutama saat menonton film atau bermain game.
Kustomisasi Suara dengan Personi-Fi 3.0
Salah satu fitur unggulan Tune Beam 2 adalah Personi-Fi 3.0, yang memungkinkan pengguna melakukan tes pendengaran melalui aplikasi JBL Headphones untuk menciptakan profil audio yang disesuaikan secara personal dengan preferensi telinga Anda.
Selain itu, tersedia equalizer 10-band yang dapat diutak-atik sesuai selera. Mode preset seperti "Extreme Bass" atau "Club" siap memberikan tambahan punch dan energi untuk genre musik tertentu.
🔇 Active Noise Cancellation (ANC): Andal untuk Penggunaan Sehari-hari
Performa ANC di Dalam Ruangan
JBL Tune Beam 2 dilengkapi dengan Adaptive Noise Cancellation yang mampu meredam kebisingan di sekitar secara adaptif. Di dalam ruangan—seperti di kantor, kafe, atau ruang tamu—ANC bekerja dengan sangat baik. Suara AC, kipas angin, atau obrolan ringan di sekitar dapat diredam secara signifikan, menciptakan pengalaman mendengarkan yang imersif.
Keterbatasan di Lingkungan Ekstrem
Namun, perlu diingat bahwa ANC pada Tune Beam 2 bukanlah kelas flagship. Di lingkungan yang sangat bising—seperti jalanan kota yang ramai dengan klakson, pasar tradisional, atau transportasi umum yang padat—ANC mulai menunjukkan keterbatasannya.
Meskipun demikian, untuk penggunaan sehari-hari seperti naik kereta, bekerja di ruang terbuka, atau sekadar fokus di kafe, performa ANC Tune Beam 2 sudah lebih dari cukup.
Smart Ambient: Ambient Aware dan TalkThru
JBL melengkapi Tune Beam 2 dengan fitur Smart Ambient yang sangat berguna:
- Ambient Aware: Mode transparansi yang memungkinkan Anda tetap waspada terhadap lingkungan sekitar tanpa harus melepas earbud.
- TalkThru: Mode yang menurunkan volume musik secara otomatis dan memperjelas suara lawan bicara, sehingga Anda bisa ngobrol tanpa repot melepas earbud.
📞 Kualitas Panggilan: Enam Mikrofon dengan Hasil yang Variatif
Spesifikasi Mikrofon
JBL Tune Beam 2 dibekali dengan sistem enam mikrofon—dua mikrofon beamforming di setiap earbud untuk menangkap suara Anda, plus satu mikrofon internal untuk isolasi kebisingan. Teknologi ini didukung oleh algoritma peredam kebisingan dan peredam gema lingkungan.
Performa di Dunia Nyata
Di dalam ruangan, kualitas panggilan Tune Beam 2 terbilang sangat baik. Lawan bicara dapat mendengar suara Anda dengan jelas tanpa gangguan berarti.
Namun, di lingkungan luar yang bising, performa panggilan mulai menurun. Beberapa pengguna melaporkan bahwa suara mereka terdengar agak mekanikal atau "robotic", meskipun fitur isolasi suara tetap bekerja dengan cukup efektif.
Fitur menarik dari aplikasi JBL Headphones adalah kemampuan untuk menyesuaikan profil mikrofon—Anda bisa memilih mode Natural atau Bright sesuai kebutuhan.
🔋 Baterai: Salah Satu Keunggulan Utama
Daya Tahan yang Mengesankan
Baterai adalah salah satu nilai jual terbesar JBL Tune Beam 2. Berikut rincian daya tahannya:
| Mode | Earbud | Total dengan Casing |
|---|---|---|
| ANC Mati | 12 jam | 48 jam |
| ANC Menyala | 10 jam | 40 jam |
Dalam pengujian dunia nyata, angka-angka ini terbukti cukup akurat. Beberapa reviewer mendapatkan sekitar 9,5 jam dengan ANC menyala dan hampir 12 jam tanpa ANC.
Fast Charging
Fitur fast charging memungkinkan Anda mendapatkan beberapa jam pemutaran hanya dari pengisian singkat. Sayangnya, Tune Beam 2 tidak mendukung pengisian daya nirkabel (wireless charging)—sebuah kekurangan di kelas harga ini.
📱 Aplikasi JBL Headphones: Kustomisasi Lengkap tapi Masih Bermasalah
Fitur Unggulan Aplikasi
Aplikasi JBL Headphones membuka berbagai fitur kustomisasi yang membuat Tune Beam 2 terasa lebih personal:
- Equalizer 10-band untuk penyesuaian suara
- Personi-Fi 3.0 untuk profil audio personal
- Kustomisasi kontrol sentuh (single, double, triple tap)
- Find My Buds untuk melacak earbud yang hilang
- Pengaturan Smart Ambient (Ambient Aware, TalkThru)
- Smart Audio & Video untuk mengurangi latency saat gaming atau menonton
- Penyesuaian keseimbangan kanal kiri-kanan—fitur yang jarang ditemukan di TWS sekelas ini
Kelemahan: Bug dan Glitch
Sayangnya, aplikasi JBL Headphones masih menyisakan masalah stabilitas. Beberapa pengguna melaporkan:
- Aplikasi crash atau lag saat menyimpan profil equalizer kustom
- Kesulitan mendeteksi earbud saat pertama kali terhubung
- Tidak ada widget untuk kontrol cepat
Ini menjadi kekurangan signifikan mengingat banyak fitur unggulan Tune Beam 2 hanya dapat diakses melalui aplikasi.
🎮 Fitur Tambahan: Multipoint, Fast Pair, dan Gaming Mode
Konektivitas Bluetooth 5.3
JBL Tune Beam 2 menggunakan Bluetooth 5.3 yang menjamin koneksi stabil dan konsumsi daya efisien. Dukungan multipoint connectivity memungkinkan Anda menghubungkan earbud ke dua perangkat secara bersamaan—misalnya laptop dan ponsel—dan beralih di antara keduanya dengan mulus.
Fast Pair dan Swift Pair
Kemudahan pairing menjadi nilai tambah dengan dukungan Google Fast Pair (untuk perangkat Android) dan Microsoft Swift Pair (untuk Windows). Cukup dengan sekali ketuk, earbud langsung terhubung ke perangkat Anda.
Mode Gaming dengan Latency Rendah
Fitur Smart Video membantu mengurangi latency, sehingga sangat berguna saat bermain game atau menonton YouTube di mana sinkronisasi audio-visual sangat penting.
⚠️ Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Setelah mengulas berbagai kelebihan, berikut beberapa kekurangan JBL Tune Beam 2 yang perlu Anda pertimbangkan:
- Tidak ada in-ear detection — musik tidak otomatis pause saat earbud dilepas dari telinga.
- Kontrol sentuh terlalu sensitif — sering kali tidak sengaja teraktivasi.
- Aplikasi JBL Headphones masih buggy — crash dan lag saat menyimpan preset EQ.
- Tidak ada wireless charging pada casing.
- ANC tidak sekelas flagship — masih kesulitan di lingkungan sangat bising.
- Casing terasa sedikit bulky — meninggalkan benjolan di saku celana.
- Kualitas panggilan outdoor menurun — suara terdengar mekanikal di tempat ramai.
- Tidak ada tombol pairing fisik pada casing.
🆚 Perbandingan dengan Kompetitor
JBL Tune Beam 2 vs Soundcore Liberty 4 NC
| Aspek | JBL Tune Beam 2 | Soundcore Liberty 5 ANC |
|---|---|---|
| Harga | ~Rp2,1 juta | ~Rp1,4 juta |
| Driver | 10mm | 9.2mm |
| ANC | Adaptive ANC | Adaptive ANC 3.0 (hingga 50dB) |
| Baterai (ANC On) | 10 jam | 10 jam |
| Total Playback | 48 jam | 50 jam |
| Kodek | SBC, AAC | LDAC, SBC, AAC |
Soundcore Liberty 5 ANC menawarkan nilai lebih dengan harga lebih murah dan dukungan LDAC. Namun, JBL unggul dalam brand recognition dan kualitas build yang lebih premium.
JBL Tune Beam 2 vs Samsung Galaxy Buds FE
| Aspek | JBL Tune Beam 2 | Samsung Galaxy Buds FE |
|---|---|---|
| Harga | ~Rp2,1 juta | ~Rp1,8 juta |
| Baterai (ANC On) | 10 jam | 6 jam |
| Total Playback | 48 jam | 21 jam |
| IP Rating | IP54 | IPX2 |
| Berat per Bud | 5,2g | 5,6g |
Tune Beam 2 unggul jauh dalam daya tahan baterai dan ketahanan terhadap debu & air, menjadikannya pilihan lebih baik untuk pengguna aktif.
JBL Tune Beam 2 vs Nothing Ear (a)
| Aspek | JBL Tune Beam 2 | Nothing Ear (a) |
|---|---|---|
| Harga | ~Rp2,1 juta | ~Rp2,8 juta |
| Driver | 10mm | 11mm |
| Baterai (ANC On) | 10 jam | 5,5 jam |
| Total Playback | 48 jam | 42 jam |
✅ Kesimpulan: Apakah JBL Tune Beam 2 Layak Dibeli?
JBL Tune Beam 2 adalah TWS mid-range yang sangat kompetitif dengan keunggulan utama di sektor:
- 🎵 Kualitas audio dengan bass khas JBL yang tetap terkendali
- 🔋 Daya tahan baterai yang luar biasa (hingga 48 jam total)
- 🛡️ Ketahanan IP54 untuk aktivitas outdoor
- 🎮 Fitur lengkap (multipoint, fast pair, spatial sound, EQ kustom)
Namun, beberapa kekurangan seperti aplikasi yang masih buggy, tidak ada in-ear detection, dan ANC yang tidak sekelas flagship perlu menjadi pertimbangan.
Siapa yang Cocok Membeli?
- ✅ Cocok untuk Anda jika: mencari TWS dengan baterai tahan lama untuk perjalanan jauh, menyukai karakter suara bass-heavy khas JBL, membutuhkan earbud tahan debu & air untuk olahraga, dan ingin fitur kustomisasi lengkap melalui aplikasi.
- ❌ Lewati jika Anda: mengutamakan kualitas panggilan di tempat ramai, membutuhkan ANC sekelas flagship, tidak suka aplikasi yang masih bermasalah, atau menginginkan wireless charging pada casing.
Secara keseluruhan, JBL Tune Beam 2 adalah pilihan solid bagi pengguna yang menginginkan keseimbangan antara performa audio, daya tahan baterai, dan fitur, dengan harga yang masih terjangkau di kelas menengah.
🎶 Nikmati musik dengan kualitas terbaik, kapan pun dan di mana pun! 🎶


